Novel Dilan 1991 mengisahkan kelanjutan kisah cinta Dilan dan Milea setelah resmi pacaran, di mana hubungan mereka diuji oleh konflik Dilan yang terlibat geng motor, ancaman dikeluarkan dari sekolah, hingga perkelahian yang memicu ultimatum Milea, yang akhirnya berujung pada perpisahan karena perbedaan prioritas dan tantangan hidup di masa SMA, dengan latar belakang nostalgia Bandung tahun 90-an.
Novel ini menceritakan tentang kisah cinta Milea. Milea adalah seorang murid baru pindahan dari Jakarta. Dan di saat ia berjalan menuju sekolah, ia bertemu dengan seorang teman satu sekolahnya, seorang peramal. Peramal itu mengatakan bahwa nanti mereka akan bertemu di kantin. Awalnya Milea tidak menghiraukan laki-laki peramal itu, tapi setiap hari laki-laki peramal tersebut selalu mengganggunya…
Lagian, uang sudah banyak pun. Mau apa lagi. Cuma tinggal santai saja dan ngirim SMS buat istri tercinta yang sedang bekerja di kantornya: “Ibu, apa yang kau cari? (Ayah. Timur, dan Bebe).” Wow, langsung dibalas: “Cari uang!” Oh ya? Saya kirimi lagi SMS: “uang Ibu hilang?” Tak ada jawaban, tentu saja, dia kan sibuk nyari uang. (HARI SENIN)