Text
Semua Boleh Pergi Kecuali Ibu
Buku Semua Boleh Pergi, Kecuali Ibu karya Deru Sunyi adalah narasi emosional tentang seorang anak yang menghadapi kerasnya dunia, merasa hancur, dan menemukan satu-satunya tempat perlindungan adalah sosok ibu yang tak pernah berhenti menunggu dan memanggilnya 'anakku' di tengah label 'pecundang' dari orang lain. Abstraknya menggambarkan perjuangan batin yang rapuh, bagaimana anak tersebut menyembunyikan luka di balik kalimat "semua baik-baik saja", dan bagaimana kepergian ibu berarti kehilangan akar serta arah, sehingga ia berharap dunia boleh mematahkan segalanya, asalkan ibu tidak pergi dan menjadi sumber luka baru.
Tidak tersedia versi lain