Art Original
Menyelamatkan Teete (Parole Teetee)
Ada rumor yang beredar di kalangan anak-anak bahwa tas cokelat besar menggelembung milik Frau Teetee itu ajaib. Tas yang bisa mengabulkan keinginan. Tas itu bisa mengeluarkan apa pun yang kaubutuhkan. Namun, suatu hari Teetee menghilang tanpa jejak. Anak-anak akhirnya menyadari wanita tua anggun itu telah diculik! Tujuh anak dengan sifat bertolak belakang yang biasanya jarang berinteraksi, bersatu untuk mencari tahu apa yang terjadi kepada Teetee. Mereka pun membentuk tim dan berdiskusi di Pusat Komando. Letaknya di depan toko kelontong Herr Mansur, di bangku dengan banyak bantal warna-warni. Ketujuh anak itu meluncurkan operasi penyelamatan yang penuh petualangan. Lorong bawah tanah dengan rintihan menyedihkan, vila tua dengan para penghuni yang menakutkan, surat kontrak aneh yang ditinggalkan. Akankah mereka berhasil menyelamatkan Teetee setelah melewati semua itu?
Prolog:
Semua orang menganggap Teetee aneh: anak-anak, orang dewasa, yang lain juga. Bahkan, anjing gendut milik Si Tua Hofmann lepas kendali dan menggonggong ke sepanjang jalan saat Teetee lewat. (Hofmann Tua dan anjing gendutnya tidak akan muncul kembali dalam cerita ini.) Teetee bertubuh ramping dan jangkung seperti pohon kacang. Dia juga sudah tua. Mungkin berusia 87, atau bisa juga 62. Barangkali di antara keduanya. Yang jelas, dia memiliki banyak sekali keriput. Ketika berjalan melewati Teetee, perasaan menjadi sedikit tidak nyaman. Namun, tidak ada yang bisa menjelaskan alasannya. Penampilan Teetee yang mirip pohon kacang tentu bukanlah penyebabnya. Pohon kacang biasanya tidak berbahaya. Orang tua pada umumnya juga tidak meresahkan.
Tidak tersedia versi lain