Irai adalah ikonik kesetiaan yang sudah menjadi fitrahnya. Irai yang dalam buku ini merupakan enggang gading dan sudah menjadi pengetahuan jamak kalau burung enggang hanya setia pada satu pasangan. Enggang gading tidak hanya dikenal berani tetapi memiliki kekuasaan dan kekuatan. Buku ini terdiri atas empat seri yang bergenre fabel dan berkonten lokal dengan latar cerita di Pegunungan Meratu…
iwan Yusi, lahir di Kandangan - Kalimantan Selatan bertanggal angka 2 Desember 1960. Mulai mencoba menulis di koran dinding sekolah sekaligus sebagai pengelola ketika duduk di bangku SMP, dan memberanikan diri menulis puisi di rubrik "dahaga" Banjarmasin Post sejak tahun 1981. Semenjak berprofesi sebagai pendidik, sering mengikuti sayembara di tingkat nasional dan beberapa kali meraih predikat …
iwan Yusi, lahir di Kandangan - Kalimantan Selatan bertanggal angka 2 Desember 1960. Mulai mencoba menulis di koran dinding sekolah sekaligus sebagai pengelola ketika duduk di bangku SMP, dan memberanikan diri menulis puisi di rubrik "dahaga" Banjarmasin Post sejak tahun 1981. Semenjak berprofesi sebagai pendidik, sering mengikuti sayembara di tingkat nasional dan beberapa kali meraih predikat …
Rezqie M.A Atmanegara, lahir di Hulu Sungai Tengah, 5 Juni. Menulis puisi, cerpen, nove,, cerita rakyat, kisdap, essai, ulasan, naskah teater serta menyutradarainya dan editor sejumlah buku sastra. Antologi puisi tunggalnya Sesajen (2021). Karyanya juga terbit di berbagai media cetak dan elektronik. Karyanya terangkum lebih dari 200 antologi Bersama tersebar dari tingkat lokal, nasional dan int…
Aliansyah Jumbawuyam kelahiran Amuntai, 4 Juni 1973. Sejak mahasiswa aktif memublikasikan karya-karyanya, berupa puisi, cerpen, resensi buku, artikel kesusastraan, keagamaan, sosial kemasyarakatan, dll.
Hatmiati Masy'ud. Perempuan in idilahirkan di Paran, sebuah desa di wilayah Kabupaten Balangan, 6 April 1975. Sekarang tinggal di Banjar. Cerpen, kisdap, dan puisinya juga pernah terpilih sebagai salah satu pemenang Aruh Sastra di Tabalong (2010), Tapin (2014), Tanah laut (2016), Hulu Sungai Selatan (2017).