Entah kebetulan atau sebuah kecenderungan, dewan juri Cerpen Pilihan Kompas 2016 menemukan empat tema besar dalam 20 cerpen yang lolos seleksi, sebagaimana kemudian dimuat dalam buku ini. Ke-20 cerpen itu dipilih dari seluruh cerpen yang pernah dimuat dalam Kompas Minggu sepanjang 2016. Tema besar pertama adalah tentang kekejaman rezim dalam pergolakan politik.Tema kedua tentang relasi sosia…
Membaca tulisan-tulisan di buku Jurnal Ph.D. Mama ini, saya seperti menjenguk lagi perjalanan panjang saya sendiri. Benang merahnya sangat jelas: perempuan senantiasa menghadapi tantangan yang sangat khas ketika menjalani pendidikan doktoral di negeri asing. Stigma, ekspektasi sosial, budaya, dan agama yang melekat kuat dan tuntutan agar menyelesaikan pendidikan dengan baik, ditanggung secara b…
Jika kita bisa menikmati setiap waktu yang memang harus kita lalui, maka bahagia itu pastilah selalu ada. Dan perasaan bahagiai itu lagi-lagi hanya sementara, nanti akan berganti dengan kesedihan, dan juga itu akan sementara, terus saja begitu sampai semua kisah kita di dunia tamat. Jadi bahagia saja, karena bahagia itu mudah dan sederhana. Kita hanya perlu merenungi setiap hal baik meskipun ke…
Lewatkan tokoh-tokohnya, Sari Narulita Menampilkan Keberagaman tema tentang perempuan dalam berbagai cerita. Cerpen Cerpen dalam buku ini mengisahkan gemerlanya hidup, manis-pahitnya cinta, juga tentang pencarian kebahagiaan yang terkadang lebih indah dari cinta.
iwan Yusi, lahir di Kandangan - Kalimantan Selatan bertanggal angka 2 Desember 1960. Mulai mencoba menulis di koran dinding sekolah sekaligus sebagai pengelola ketika duduk di bangku SMP, dan memberanikan diri menulis puisi di rubrik "dahaga" Banjarmasin Post sejak tahun 1981. Semenjak berprofesi sebagai pendidik, sering mengikuti sayembara di tingkat nasional dan beberapa kali meraih predikat …
Gusti Indra Setyawan, lahir Barabai Kabupaten Hulu Sungai tengah, 7 Januari 1972. Alamat komplek Citra Persada Indah C-16, Mabuun Kecamatan Murung Pundak.
iwan Yusi, lahir di Kandangan - Kalimantan Selatan bertanggal angka 2 Desember 1960. Mulai mencoba menulis di koran dinding sekolah sekaligus sebagai pengelola ketika duduk di bangku SMP, dan memberanikan diri menulis puisi di rubrik "dahaga" Banjarmasin Post sejak tahun 1981. Semenjak berprofesi sebagai pendidik, sering mengikuti sayembara di tingkat nasional dan beberapa kali meraih predikat …
Rezqie M.A Atmanegara, lahir di Hulu Sungai Tengah, 5 Juni. Menulis puisi, cerpen, nove,, cerita rakyat, kisdap, essai, ulasan, naskah teater serta menyutradarainya dan editor sejumlah buku sastra. Antologi puisi tunggalnya Sesajen (2021). Karyanya juga terbit di berbagai media cetak dan elektronik. Karyanya terangkum lebih dari 200 antologi Bersama tersebar dari tingkat lokal, nasional dan int…
Aliansyah Jumbawuyam kelahiran Amuntai, 4 Juni 1973. Sejak mahasiswa aktif memublikasikan karya-karyanya, berupa puisi, cerpen, resensi buku, artikel kesusastraan, keagamaan, sosial kemasyarakatan, dll.
Usia tidak membatasi bukti cinta. Baik tua ataupun muda, setiap dari kita pasti memiliki dan mampu menebar cinta. Tentu dengan cara yang sebaik-baiknya, bukan dengan cara sesuka-sukanya. Cerita, Ibu, dan Aku adalah wujud cinta dari Nizamia Andalusia School kepada ibu melalui program @BukuUntukIbu. Berbagai bentuk ceriat disajikan dengan cara yang khas seusia mereka. Selamat menikmati, memb…
Buku yang berjudul "Galuh Pasar Terapung” Kumpulan cerita pendek: 1. Buaya Muara, 2. Alkah, 3. Aku Sayang Ibu dan Ayahku, 4. Pukul Satu Dinihari, 5. Mereka yang Bertahan, 6. Piring Ibu, dan 7. Mari Kita Jalan Bersama.
Seminggu sudah Winter ditugaskan sebagai peri penjaga di Dreamies Land. Negeri dengan hamparan tanah hijau dan subur, tanaman dan hewan yang unik tidak terkira. Kerajaan Dreamies Land dipimpin oleh Raja Albert dan dihuni peri-peri kecil serta banyak serangga. Mereka hidup aman dan damai. Tiada suatu hari pun mereka lewatkan tanpa senyuman kepada orang yang menyapa mereka.
Buku berisikan antologi cerpen sebagai wujud cerita pendek yang bertemakan "Daily Life" dan "Big Event" karya siswa-siswi Global Islamic Boarding School. Buku Antologi in iditujukan sebagai perwujudan bentuk dedikasi karya Angkatan Sembilan
Buku ini berupaya meluruskan kesalahpahaman atas konsep-konsep dari Al-Qur’an dan hadis selama ini dijadikan sandaran oleh para pendukung dan pelaku tindak kekerasan atas nama agama. Beberapa topik penting seperti; Etika Sosial Politik Islam, Hubungan antar Agama dan Konsep Perang dan Jihad dalam Islam diuraikan secara sistematis dan komprehensif. Penulisnya adalah sejumlah tim pakar kajian A…
Hatmiati Masy'ud. Perempuan in idilahirkan di Paran, sebuah desa di wilayah Kabupaten Balangan, 6 April 1975. Sekarang tinggal di Banjar. Cerpen, kisdap, dan puisinya juga pernah terpilih sebagai salah satu pemenang Aruh Sastra di Tabalong (2010), Tapin (2014), Tanah laut (2016), Hulu Sungai Selatan (2017).
BERTAUT TAKDIR adalah rampai essay dan cerpen Kelas Menulis Kreatif, Bengkel Sastra Daring 2021 kerjasama dengan asyikasyik.com. Kelas menulis yang awalnya hanya membuka 15 slot peserta kelas menulis kreatif selama 10 kali pertemuan (September-Oktober) akhirnya hanya meloloskan 12 peserta.