"Dengarkanlah ceritaku malam ini. Ini adalah tentang kisah yang dilantunkan ibuku di masa kecilku. Di masa sebelum tidur selalu saja aku dibuai dongeng-dongeng indah dari negeri yang sampai hari ini tak ku tahu di mana tempatnya. Dan bersiaplah mendengarnya..." Kutajamkan indera pendengaranku. Dia menghela nafas sebelum memulai ceritanya. Aku pun menghela nafas sekadar membuang rasa penat yang…
Irai adalah ikonik kesetiaan yang sudah menjadi fitrahnya. Irai yang dalam buku ini merupakan enggang gading dan sudah menjadi pengetahuan jamak kalau burung enggang hanya setia pada satu pasangan. Enggang gading tidak hanya dikenal berani tetapi memiliki kekuasaan dan kekuatan. Buku ini terdiri atas empat seri yang bergenre fabel dan berkonten lokal dengan latar cerita di Pegunungan Meratu…
iwan Yusi, lahir di Kandangan - Kalimantan Selatan bertanggal angka 2 Desember 1960. Mulai mencoba menulis di koran dinding sekolah sekaligus sebagai pengelola ketika duduk di bangku SMP, dan memberanikan diri menulis puisi di rubrik "dahaga" Banjarmasin Post sejak tahun 1981. Semenjak berprofesi sebagai pendidik, sering mengikuti sayembara di tingkat nasional dan beberapa kali meraih predikat …
Gusti Indra Setyawan, lahir Barabai Kabupaten Hulu Sungai tengah, 7 Januari 1972. Alamat komplek Citra Persada Indah C-16, Mabuun Kecamatan Murung Pundak.
iwan Yusi, lahir di Kandangan - Kalimantan Selatan bertanggal angka 2 Desember 1960. Mulai mencoba menulis di koran dinding sekolah sekaligus sebagai pengelola ketika duduk di bangku SMP, dan memberanikan diri menulis puisi di rubrik "dahaga" Banjarmasin Post sejak tahun 1981. Semenjak berprofesi sebagai pendidik, sering mengikuti sayembara di tingkat nasional dan beberapa kali meraih predikat …
Rezqie M.A Atmanegara, lahir di Hulu Sungai Tengah, 5 Juni. Menulis puisi, cerpen, nove,, cerita rakyat, kisdap, essai, ulasan, naskah teater serta menyutradarainya dan editor sejumlah buku sastra. Antologi puisi tunggalnya Sesajen (2021). Karyanya juga terbit di berbagai media cetak dan elektronik. Karyanya terangkum lebih dari 200 antologi Bersama tersebar dari tingkat lokal, nasional dan int…
Aliman Syahrani, lahir pada 30 Desember di kampung Datar Balimbing, Loksado, Kalimantan Selatan. Menulis puisi, cerpen, novel, dan esai (dalam bahasa Indonesia, bahasa Banjar, dan bahasa Dayak Meratus) yang tersebar di sejumlah media massa cetak dan online. Sebagian karyanya sudah diterbitkan dalam bentuk buku, dipentaskan dalam teater dan diproduksi menjadi film pendek. Video puisi-puisinya bi…
Aliansyah Jumbawuyam kelahiran Amuntai, 4 Juni 1973. Sejak mahasiswa aktif memublikasikan karya-karyanya, berupa puisi, cerpen, resensi buku, artikel kesusastraan, keagamaan, sosial kemasyarakatan, dll.
Buku yang berjudul "Galuh Pasar Terapung” Kumpulan cerita pendek: 1. Buaya Muara, 2. Alkah, 3. Aku Sayang Ibu dan Ayahku, 4. Pukul Satu Dinihari, 5. Mereka yang Bertahan, 6. Piring Ibu, dan 7. Mari Kita Jalan Bersama.
Sejarah selalu menghasilkan tokoh-tokoh terkenal dan masyhur, ada tokoh teladan dan panutan serta ada tokoh jahat dan kejam. Catatan-catatan tentang tokoh yang dihasilkan sejarah sangatlah berguna untuk menata dan menatap kehidupan. Catatan kehidupan tokoh teladan dan panutan dapat dijadikan suluh penerang dalam menapaki kehidupan dan catatan sebaliknya harus dijadikan cermin untuk memperbaiki …
Ensiklopedia ini diharapkan berperan menghidup-hidupkan budaya maritim, tidak selesai sebagai wacana dengan menunjukkan data dua pertiga wilayah NKRI adalah air, tetapi juga membangun kecintaan pada isi dapur Indonesia. Termasuk di dalamnya menghilangkan pertanyaan kritis dalam kaitan SDM-nya: sosok nelayan, mengapa selalu berkonotasi kemiskinan, ketelantaran, dan ketertinggalan? Dimulai dengan…
Hatmiati Masy'ud. Perempuan in idilahirkan di Paran, sebuah desa di wilayah Kabupaten Balangan, 6 April 1975. Sekarang tinggal di Banjar. Cerpen, kisdap, dan puisinya juga pernah terpilih sebagai salah satu pemenang Aruh Sastra di Tabalong (2010), Tapin (2014), Tanah laut (2016), Hulu Sungai Selatan (2017).