Jiwanya sedang porak-poranda, hatinya sedang berduka. Tapi wajahnya tetap menampakkan senyuman paling indah. Bukan sedang berpura-pura bahagia, hanya sedang berusaha untuk tangguh. Dan setelah kamu menghancurkan dirimu, menangis sepanjang waktu. Ia peduli apa? Tak ada. Perasaan yang tak berbalas, perasaan yang tak terungkap, perasaan yang dikhianati. Hidup, tapi tanpa kehidupan. Hanya berjal…
Buku Maaf Tuhan, Aku Hampir Menyerah berisi tentang motivasi-motivasi hidup Islami. Bahasan yang ingin disampaikan dalam buku ini dibagi menjadi tiga bagian inti. Bagian pertama atau bagian kepala buku membahas tentang hidup, perihal jatuh bangunnya perjalanan kehidupan.