Dengan segala keterbatasan, tokoh-tokoh di buku ini mampu menyalakan cahaya dalam lorong-lorong gelap, baik untuk dirinya maupun orang lain. Priska contohnya, meski tunanetra, terbuang dari keluarganya yang malu aan kondisinya, dia bangkit dan justru membantu orang-orang yang terbuang seperti dirinya. Dia menjadi ibu dari hampir 100 orang yang terbuang karena berbagai keterbatasan. Ada juga …