"Sobary, penulis novel ini, bersaksi: Novel bukan sejarah. Meskipun ditulis berdasarkan fakta sejarah dalam birokrasi yang dia pimpin, di sana-sini penulis berhak mengubah---mengurangi dan menambah---kedalaman, warna-warni dan renik-renik suatu momentum historis, untuk lebih menekankan titik dramatis dan menjadikannya lebih tajam, atau membuatnya lebih estetis, demi menegaskan bahwa---sekali la…
Alif baru saja tamat dari Pondok Madani. Dia bahkan sudah bisa mimpi berbicara dalam bahasa Arab dan Inggris. Impiannya? Tinggi betul. Ingin belajar teknologi tinggi di Bandung seperti Habibie, lalu merantau sampai ke Amerika. Dengan semangat menggelegak dia pulang kampung ke Maninjau dan tak sabar ingin segera kuliah. Namun kawan karibnya, Randai, meragukan Alif mampu lulus UMPTN. Lalu dia sad…